|
|
Da Vinci Code
Mengapa buku Da Vinci Code (DVC) yang ditulis Dan Brown begitu populer? Konon buku itu telah terjual lebih dari empat juta eksemplar. (Jika anda membelinya juga maka jumlah itu akan bertambah terus). Apakah itu disebabkan oleh adanya ‘hal-hal baru’ -yang bersifat provokatif- tentang kekristenan yang disingkapkan oleh buku tersebut sebagaimana dinyatakan oleh Teabing, salah satu tokoh dalam novel tersebut?
Sebenarnya pernyataan Teabing tersebut tidaklah benar. Hal apa yang baru tersingkap di sana? Banyak hal yang dikatakan di dalam DVC sudah pernah ditulis dua dekade sebelumnya. Pada tahun 1982 buku yang provokatif seperti itu telah terbit, yang berjudul Holy Blood, Holy Grail –HBHG (oleh Michael Baigent dkk). Itulah sebabnya The Los Angeles Times Book Review menulis: “Enough to seriuously challenge many traditional Christian beliefs, if not alter them”.
Pada sampul belakang buku HBHG tsb kita dapat membaca empat pertanyaan berikut:
- Apakah mungkin Kristus tidak mati di kayu salib?
- Apakah mungkin bahwa Yesus sudah menikah, seorang ayah dan memiliki garis keturunan?
- Apakah mungkin bahwa naskah2 yang ditemukan di Perancis Selatan pada abad lalu menyingkapkan salah satu rahasia terbaik dari banyak rahasia kekristenan yang tersimpan?
- Apakah mungkin bahwa bahwa naskah2 tsb mengandung inti sari dan hal yang sangat penting dari rahasia Holy Grail?
Bagi anda yang telah membaca buku DVC tentu akan merasa bahwa anda sedang membaca buku DVC. Padahal itu saya kutip dari HBHG.
Saya mengaku dengan jujur bahwa ketika tahun yang lalu (04) seorang teman meminta saya untuk membaca buku itu, maka saya tidak tertarik. Tapi saya menjadi tertarik ketika dia mengatakan: “Jangan salah, banyak pemuda menggandrungi dan dipengaruhi oleh buku itu”. Itulah sebabnya saya meminjam buku itu dari anggota Gereja di tempat saya beribadah.
Buku yang berbentuk novel dengan ketebalan 605 halaman itu segera saya baca sepintas lalu saja. Maklum, memang saya tidak terlalu suka membaca novel. Tetapi ketika saya tiba pada kalimat bahwa Yesus menikah dengan Maria Magdalena, lalu punya anak dan kemudian melarikan diri ke Gaul (Paris), wah, saya langsung seperti lagi memakan ‘sampah’ dan mau muntah. Segera saya menghentikan untuk membacanya selanjutnya. Hari Minggu berikutnya, buku itu saya kembalikan.
Tapi kisahnya ternyata tidak berhenti di sini. Mengapa? Karena pertanyaan terus menerus muncul. Hal itulah yang membuat saya memaksa diri untuk membeli buku tersebut.
Semakin jauh saya membaca buku tersebut, juga membaca buku HBHG, maka saya semakin menyadari bahwa saya harus terus membacanya. Mengapa? Karena buku itu membicarakan hal-hal mendasar, NAMUN SALAH. BERBAGAI KESALAHAN TELAH SAYA TEMUKAN. CUKUP BANYAK KESALAHAN FATAL YANG MENUNJUKKAN BAHWA DAN BROWN SANGAT AWAM AKAN ALKITAB, ATAU MEMANG SENGAJA DIA MENGAMBIL PANDANGAN LIAR DAN TANPA DASAR SEPERTI ITU. JIKA KESALAHAN ITU DIKUMPULKAN, CUKUP UNTUK MENULIS SEBUAH BUKU.
Kesalahan pertama adalah bagaimana dengan logika yang dipaksakannya, dia menyimpulkan bahwa Maria Magdalena menikah dengan Yesus. Padahal, tidak ada dokumen yang pernah mengatakan bahwa Yesus menikah, apalagi dengan Maria Magdalena. Hal itu bisa diselidiki dari seluruh naskah Perjanjian Baru, tulisan bapak-bapak Gereja (Ireneus, Hyppolitus, dll). Bahkan kita juga bisa membaca buku-buku liar, seperti tulisan-tulisan Gnostik yang banyak diserang oleh bapak-bapak Gereja dan mengatakan mereka sebagai bidat. Atau jika kita membaca tulisan-tulisan liberal, hal itu juga tidak pernah ada. John Dominic Crossan sendiri (tokoh the Jesus Seminar) yang tidak mengakui kebangkitan Yesus secara tubuh, dan yang mengatakan bahwa mayat Yesus dibuang di kebun lalu dimakan anjing, tidak mengatakan bahwa Yesus pernah menikah. Jadi, dari sedikit persamaan antara theolog Injili dan liberal, salah satunya adalah persamaan pandangan bahwa Yesus tidak menikah sampai akhir hidupNya.
Saya mau mengambil salah satu kesalahan lainnya. Menurut Teabing kepada Sofie (yang kelak di akhir novel ternyata adalah keturunan The Holy Grail, Maria Magdalena juga), sebenarnya para murid Yesus tidak pernah mengaku bahwa Yesus adalah Allah. Paling banter, para pengikut mengaku Yesus sebagai guru atau nabi. Jadi apa yang terjadi? Kaisar Konstantin, yang kemudian menjadi Kristen membakar semua kitab-kitab PB dan membuat kitab yang sesuai dengan kemauan politik dan Gereja Katolik di kala itu.
Tentu saja pandangan tersebut SALAH BESAR. Tidak perlu menjadi scholar (ahli) untuk mengetahui hal itu. Artinya, jika mau bicara soal dokumen Perjanjian Baru, maka itulah isinya (tentu orang liberal akan mengatakan bahwa itu adalah karangan gereja mula-mula). Jadi, tidak perlu menunggu sampai ke zaman Konstantin jadi kaisar, barulah mengakui bahwa Yesus memiliki natur Allah juga. Jauh sebelum Konstantin memerintah di abad ke-4, Injil dan seluruh surat-surat Paulus, sampai kitab Wahyu (ditulis di abad pertama) sudah menegaskan bahwa Yesus adalah Allah. Tentu, pernyataan keAllahan Yesus khususnya sangat jelas dalam Injil Yohanes, bahkan sejak ayat pertama (Yoh.1:1).
Selanjutnya, jika kita membaca di dalam kisah penyaliban, maka Yesus disalibkan karena Dia mengaku bahwa Dia adalah Anak Allah, dengan demikian MENYAMAKAN DIRI DENGAN ALLAH. DENGAN PERKATAAN LAIN, YESUS HARUS DISALIBKAN KARENA TELAH MENGHUJAT ALLAH.
Lalu mengapa buku yang mengandung banyak kesalahan seperti itu bisa sedemikian populer dan terjual hingga lebih dari empat juta eksemplar? Saya sulit menjawabnya dengan pasti. Pengaruh pemasaran yang baik? Entahlah. Tapi saya teringat salah satu nubuatan rasul Paulus berikut:
Akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng” (2 Tim.4:4).-
|
|
|
on September 29 2005 10:19:59
Saudara/i pembaca ytk,
Dari semua artikel yang ada di web ini, maka saya amati bahwa dari segi minat baca, artikel Da Vinci Code ini menduduki peringkat kedua (ketika komentar ini saya tulis, tercatat angka 130). Sedangkan untuk peringkat pertama adalah artikel "Minyak Urapan". Rupanya, tema2 seperti ini yang dominan dan laku di 'pasar' ya? Saran saya, kiranya Tuhan memberi kesabaran dan ketekunan kepada Saudara sekalian untuk membaca artikel2 penting yang menjadi fondasi iman kita bersama. Memang, suatu bangunan, bagaimananpun bagusnya assesorisnya, jika tanpa memiliki fondasi yang kuat akan ambruk, roboh pada waktunya. Kelihatannya, saat ini kekristenan makin mengalami kesulitan di Indonesia. Jika Tuhan mengizinkan, maka kondisi itu akan semakin sulit. Bagaimana fondasi iman saudara sekalian? Baik. Mari kita siapkan diri dan saling mendoakan. Dengan demikian, kita dapat menggenapi seruan Alkitab: "Hendaklah engkau SETIA SAMPAI MATI, maka Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan" (Why.2:10). Salam kasih mesra dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. Mangapul Sagala. |
on March 06 2006 18:34:13
Hari ini saya kembali melihat posting ini. Saya bersyukur yang membaca telah mencapai 488 orang. Tetap merupakan jumlah nomor dua terbanyak setelah posting "MINYAK URAPAN" (518 orang pembaca).
Doa dan harapan saya, saudara2 sekalian yang telah membaca secara aktif membagi apa yang saudara dapatkan dari posting ini kepada saudara2 kita yang lain. Dengan demikian, banyak yang tertolong dari buku-buku yang sangat menyesatkan.
Apakah saudara/i sekalian pernah mendengar VCD yang sangat provokatif dari ibu Irene Handono? Ibu yang katanya mantan biarawati itu dengan semangat dan dengan gaya yang sangat provokatif kembali menegaskan bahwa Yesus bukan Allah. Dia hanya dijadikan Allah oleh orang Kristen. Dia mengacu kepada kaisar Konstantin yang memerintah di abad ke-4.
Jadi, apa yang Dan Brown tuliskan pada bukunya yang saya bahas di atas, kurang lebih sama dengan ceramah ibu Irene H tsb.
Baik, mari kita ingat firman Tuhan untuk BERJERIH DAN BERJUANG bagi kerajaan Allah (1Tim.4:10). Salam perjuangan dan dalam kebenaran. Mangapul Sagala. |
on June 08 2006 13:26:31
Wah, rupanya semakin banyak peminat novel Da Vinci Code tsb. Saya melihat bahwa hari ini, Kamis 8 Juni 06, counter yahoo mencatat pembaca sebanyak 987. Dengan angka ini, maka pembaca artikel MINYAK URAPAN tertinggal, yang saat ini berjumlah 867. Baik, saya mohon kita bekerja sama dan bekerja keras dalam menyebarluaskan kebenaran. Hanya dengan kebenaranlah kita dapat menyatakan kepalsuan dan ketidakbenaran. Salam kasih. Mangapul Sagala. |
on June 23 2006 13:35:59
Pembaca artikel ini terus meningkat. Hari ini sudah 1107. Bagi Sdr/i yang mendapat berkat, silakan bagikan kepada sdr/i kita lainnya. Artikel yg berjudul Maria Magdalena juga dapat dibaca melengkapi artikel ini.
Salam kasih. Mangapul Sagala. |
on September 11 2006 10:05:41
Syukur kepadaNya, menurut catatan yahoo, hari ini 11 September, pembaca artikel DVC ini sudah berjumlah 1554 orang. Jika dikumpulkan dalam satu ruangan, itu berarti memenuhi ruang Granada. Memang pengaruh situs sangat besar. Semoga Anda yang sudah membaca artikel ini membagikan apa yang tertulis kepada rekan2 lainnya. Dengan demikian, pengajaran yang tidak sesuai firman Tuhan dapat kita LAWAN bersama-sama. Salam perjuangan. Mangapul Sagala. |
on June 04 2007 22:29:07
Syukur, menurut catatan yahoo, hari ini artikel ini telah dikunjungi untuk yang ke 2897 kali. Smg terus menjadi berkat. |
on July 14 2007 11:40:39
Saya mengatakan bahwa Dan Brown mencari popularitas yang tdk benar. Dia hanya memikirkan uang yang masuk dalam kantongnya tanpa memikirkan akibat yang akan timbul dari karangan nya. jekas ini adalah pernuatan si jahat , kalau Yesus bukan Allah mengapa Ia bisa mengampuni orng yang berdosa tanpa perantara siapapun? bukankah yang berhak mengampuni dosa manusia adalah Allah sendiri.
kalau mujijat ok ok aja, iblis pun bisa membuat mujizat palsu. tapi soal pengampunan dosa, tidak ada seorangpun atau siapapu n yang bisa kecuali Allah sendiri.
Bagi kamu yang mau dan berani mencoba, kalau ada teman atau keluaraga yang kesurupan Setan, caba kamu usir dalam nama siapapun juga jangan memakai nama Yesus Kristus dulu, lihat hasilnya dan setelah itu baru anda berdoa minta Tuhan Yesus yang bekerja di dalam diri anda, lihat hasilnya
OK, salam berkat Amin |
on November 13 2007 19:37:02
Syukur, hari ini tercatat 3545 entry. |
on July 09 2008 12:34:19
Pembaca artikel ini terus bertambah. Syukur, hari ini tercatat 4942 entry. |
on February 03 2009 10:29:17
Syukur kepadaNya atas semua pembaca artikel ini. Hari ini tercatat 6113 entry. Semoga semua mendapat berkat dan membagikannya kpd sesama yang memerlukan. |
|
|
| Please Login to Post a Comment.
|
|
|
Forgotten your password? Request a new one here.
|
|
|
Silakan download Brosur Kamp Tahunan Alumni (KTA) 2008 disini
|
|
|
|
 BARU: FIRMAN MENJADI DAGING, Harga Rp 30.000, Dapat dipesan di literatur Perkantas Jakarta. Telp. (021) 3442463-64

Injil dan Adat Batak
Bagaimanakah sikap kita melihat adat Batak sebagai produk budaya leluhur? Bagaimana pandangan Injil Kristus terhadap adat? Apakah Adat Batak bertentangan dengan Injil?
Buku ini akan membantu untuk menjawab pertanyaan tersebut dan pertanyaan-pertanyaan lainnya dengan baik, sehingga orang Batak dapat mengambil sikap benar terhadap adat istiadat sebagai produk budaya leluhur. (Junjungan Sipahutar, SH. Ketua Yayasan Binadunia, tinggal di Jakarta)
Warga Batak Kristen perlu memperoleh keyakinan bahwa kehidupan mereka adalah kehidupan yang maradat dalam iman Kristiani. Buku kecil ini menyidik masalah itu dengan intensitas Injil yang amat mendalam dan sangat komprehensif. Kita sambut dengan rasa syukur buku kecil dengan manfaat besar ini, sambil mengucapkan SELAMAT dan SUKSES kepada Pdt. Ir. Mangapul Sagala, D.Th. Tuhan Yesus memberkati. Amen. (Drs. Duaman Panjaitan. Pemimpin Harian Batak Pos, dan tokoh adat Batak, tinggal di Jakarta).
Detil dan pemesanan klik disini

Ada orang yang berani meramalkan waktu kedatangan Kristus, tetapi ada juga yang meragukan kedatangan-Nya. Alkitab mengatakan, peristiwa kedatangan Kristus pasti terjadi, yang tidak pasti adalah waktunya. Buku ini menolong Anda memahami dengan jelas doktrin Alkitabiah mengenai kedatangan Kristus kembali ke dunia.
Detil dan pemesanan klik disini

Keputusan memilih teman hidup merupakan keputusan kedua terpenting setelah memutuskan mengikut Kristus. Prosesnya tidak gampang dan tidak boleh digampangkan. Buku ini memaparkan enam langkah penting sebelum memasuki tahap berpacaran, petunjuk menjalani masa berpacaran hingga memahami makna pernikahan Kristen.
Detil dan pemesanan klik disini

Puji-pujian menempati posisi sangat penting dalam kehidupan dan ibadah orang Kristen. Permasalahannya adalah tidak semua orang memiliki konsep dan pengertian yang benar tentang puji-pujian. Buku ini memberi petunjuk praktis bagi mereka yang rindu memuji Tuhan dengan baik, khususnya bagi para pemimpin pujian, agar dapat meningkatkan kreatifitasnya.
Detil dan pemesanan klik disini
|
|